Khilafah ajaran Ahlussunnah Wal JamaahKhilafah Untuk Kebaikan IndonesiaMultaqo Ulama Aswaja - ManhajiNews

Multaqa Ulama Aswaja Tapal Kuda Jatim, “Tolak IKN, Pemerintah Tidak Memiliki Empati Terhadap Kesulitan Rakyat”

Tapal Kuda, Jatim (shautululama) – Sungguh terlalu kebijakan negara yang tidak memiliki rasa empati terhadap kesulitan warganya.

Di tengah kondisi rakyat yang masih kesulitan ekonomi akibat pandemi, tidak menyurutkan pemerintah untuk melanjutkan rencananya memindahkan Ibu Kota Negara (IKN).

Bagaimana tidak? Pagi-pagi buta, pemerintah telah mengetok Undang-undang IKN yang kejar tayang, tanpa pengkajian yang mendalam dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, maupun ulama serta tokoh masyarakat.

Kontan begitu disahkan langsung menuai protes dari semua lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. Mereka dibuat kaget dan terperangah dengan keputusan brutal ini. Masyarakat pun bertanya-tanya untuk kepentingan siapa pemindahan Ibu Kota Negara ini, jika perencanaannya saja tidak melibatkan elemen masyarakat?

Untuk mensikapi persoalan IKN ini, para ulama aswaja dan advokat Tapal Kuda Jatim, menyuarakan penolakan secara lantang terhadap rencana pemindahan Ibu Kota Negara.

Pembahasan tentang IKN ini digelar dalam Multaqo Ulama Aswaja Tapal Kuda, Senin 21 Februari 2022. Pukul: 22.00 WIB.

Hadir dalam multaqa ini perwakilan ulama, dan pengasuh pondok pesantren dari kawasan tapal kuda yang meliputi: Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan sekitarnya, yang disiarkan lewat chanel Youtube (https://www.youtube.com/watch?v=8-LxM8KWKTM)

Dalam multaqa ini para ulama menyampaikan nasehat dan pernyataan sikap kepada penguasa agar melakukan rekomendasi ulama sbb:
1. Pemindahan Ibu Kota Negara wajib ditolak,
2. UU IKN wajib dibatalkan,
3. Semua elemen bangsa wajib menjaga persatuan agar tidak gampang diadu domba,
4. Bangsa Indonesia tidak bisa dipisahkan dengan Islam,
5. Bangsa Indonesia akan benar-benar menjadi bangsa yang merdeka, maju, kuat dan jaya hanya dengan Islam

Ulama Aswaja - Manhaji

Media dakwah online ulama aswaja manhaji, menyeru kepada kebaikan

Related Articles

Back to top button