Khilafah ajaran Ahlussunnah Wal JamaahKhilafah Untuk Kebaikan IndonesiaMultaqo Ulama Aswaja - ManhajiNews

Jadikan Rasulullah SAW Teladan, Bukan yang Lain, Agar Tidak Tersesat di Jalan Menuju Cahaya Islam yang Rahmatan lil Alamin

Pasuruan (Shautululama) – Dalam acara “Multaqa Maulid Ulama Aswaja Tapal Kuda 1444 H.”, yang digelar di Pasuruan, pada hari Senin, 24 Oktober 2022, bertemakan: “Transformasi dari Kegelapan Kapitalis, Demokrasi, Komunisme Menuju Cahaya Islam”, Ustadz Sugeng Permadi, Pengasuh Komunitas Bengkel Hati Pasuruan, memperingatkan kaum Muslim agar tidak salah dalam mengambil teladan dalam hidup ini, sebab salah dalam mengambil teladan dipastikan akan sesat di jalan, dan parti akan gagal menuju kehidupan penuh berkah di bawah cahaya Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

“Pada saat ini tidak sedikit kaum Muslim yang salah dalam mengambil teladan, misalnya ada di antara mereka yang menjadikan Karl Marx, Joseph Stalin, Adam Smith, Benjamin Franklin dan tokoh-tokoh kafir dunia lainnya sebagai teladan dan panutan dalam mengatur dan menjalani kehidupan,” ungkapnya.

“Padahal Allah Swt. telah menentukan teladan yang harus diikuti oleh kaum Muslim, agar hidupnya selamat, dan jalannya tidak tersesat, yaitu Rasulullah Muhammad saw.,” jelasnya.

Kemudian beliau menyitir firman Allah Swt. yang menegaskan bahwa Rasulullah Muhammad saw. adalah teladan yang baik yang harus dikuti, _“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”_ (TQS. Al-Ahzab [33] : 21).

Sehubungan dengan bahayanya mengikuti dan meneladani selain Nabi Muhammad saw. maka beliu mengingatkan dengan mengutip sabda Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. di mana ia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda:

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ، قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ: فَمَنْ.

_“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?”_

“Kaum Muslim tidak boleh tersesat jalan, akibat salah mengambil teladan, mengikuti ritual keagamaan selain Islam, semisal Kristen dan Yahudi, atau mengambil sistem pemerintahan di luar sistem pemerintahan Islam, semisal Persia dan Romawi. Untuk itu, jadikan, Rasulullah saw. teladan, terapkan hukum Islam, dalam naungan sistem pemerintahan yang Rasulullah saw. contohkan, yaitu Khilafah, maka pasti kaum Muslim tidak tersesat di jalan menuju kehidupan penuh rahmat yang diimpikan, yang hanya ada dalam Islam,” serunya. [Muhammad Bajuri]

Ulama Aswaja - Manhaji

Media dakwah online ulama aswaja manhaji, menyeru kepada kebaikan

Related Articles

Back to top button